Tentang Berbagi Essay

Salah satu proses yang sangat krusial dalam mendaftar beasiswa/mendaftar sekolah adalah menulis essay. Entah itu purpose statement/menjawab pertanyaan yang diberikan oleh si pemberi beasiswa. Sehingga enggak heran ada banyak pilihan pencarian ‘how to write  xxxx’ di Google. Saya sendiri pun pernah menulis tentang tips menulis purpose statement di blog ini. Memang tidak ada rumusan yang pasti karena semua kembali lagi ke metode masing-masing. 

For me, writing those essays were a journey to find yourself. Its all about to know yourself better. Knowing your strength, your weakness, your purpose in this life and be honest about it. Karena apa yang kamu tulis adalah tentang diri kamu dan nantinya apa yang kamu tulis itu lah yang akan kamu defense saat di tahap wawancara. Its all about your consistency and commitment.

Walaupun sudah banyak tips and trick dalam menulis essay di dunia maya, masih banyak yang mencari essay para awardee supaya tahu secara jelas apa sih yang membuat mereka terpilih. I was one of them in the beginning of my searching. And its not really a good influence karena akhirnya saya merasa alih-alih terinspirasi tetapi malah terpengaruh. Akhirnya saya berhenti membaca essay orang lain dan memulai menulis dengan gaya saya sendiri. Saat saya lulus menjadi awardee AAS, ada banyak yang mengontak saya untuk melihat essay yang saya tulis. Saat itu dipengaruhi euforia bahagia dalam berbagi, saya senang-senang saja men-share essay saya. Until at some point, I sent it to almost 50 people and I didn’t know 80% of them. I sent my personal journey to strangers 😦 I dont know why I felt sad and discussed the situation with friends. They said its normal to feel sad because I was sharing something very precious. Not just an essay that won a scholarship, but an essay that won the battle after several failures. 

I know how it feels to be clueless and lose hope after a failure. Thats why I really love to help people. unfortunenately I wont give my essay anymore to anyone, but I would really love to help by review their essay. Thats my decision. I know some people wont understamd it but this is all that I can help. You will know why later πŸ™‚

2 thoughts on “Tentang Berbagi Essay

  1. Kenalkan kak Tammi, saya Adam dari Bukittinggi.

    Saya insya allah daftar AAS tahun 2019 kak. Bener seperti yang kakak bilang, saat ini saya sudah membaca2 esai senior2 saya yang merupakan AAS Awardee. Alih2 terinspirasi, malah terintimidasi kak,,hehe, dan betul, bisa jadi membatasi ruang gerak penulisan kita, gaya dan cara bercerita kita. Makanya saat ini saya mau coba untuk latihan isi form itu dengan gaya bahasa saya sendiri kak,,
    kalau boleh jika sudah selesai nanti saya meminta bantuan untuk direview ya kak. Kebetulan saya ngincar ANU juga tapi CBE nya kak, bukan crawford.

    Terima kasih ya kak Tammi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s